5 Cara Mendapatkan Ambient Light Yang Baik

5 Cara Mendapatkan Ambient Light Yang Baik - Klik Interior

5 Cara Mendapatkan Ambient Light Yang Baik

Cara Mendapatkan Ambient Light | Pada artikel sebelumnya kita telah membahas mengenai 3 macam pencahayaan dasar dalam desain interior, kali kini kita akan membahas lebih dalam salah satu dari ketiganya yang secara umum merupakan layer pertama atau dasar dari sebuah perencanaan mengenai pencahayaan, yaitu Ambient Light.

Ambient light yang biasa juga dikenal dengan General Lighting merupakan sarana utama pencahayaan yang menciptakan suasana secara menyeluruh dalam sebuah ruangan. Ini adalah cahaya alami yang didapat dari matahari di siang hari dan cahaya buatan yang secara umum menerangi ruang di malam hari.

Berikut ini 5 Cara Mendapatkan Ambient Light Yang Baik :

  1. Tentukan Suhu Ruang

Apakah anda menginginkan cahaya hangat atau cahaya terang yang sejuk? Di luar intensitas atau kecerahan cahaya yang ditunjukkan dari peringkat lumennya, anda mungkin pernah mendengar pencahayaan digambarkan memiliki suhu warna yang diukur dalam derajat Kelvin (K).

Suhu di sini bukan berbicara mengenai panas atau dinginnya ruangan dalam satuan Kelvin yang bisa dikonversi ke Celcius atau Fahrenheit, tetapi lebih ke suasana secara visual. Sederhananya, ini menunjukkan apakah cahayanya akan tampak hangat atau sejuk – lebih kuning atau lebih biru.

Di Indonesia biasanya jenis bohlam dasar dijual dalam 3 macam warna meski tiap merek kadang berbeda dalam penyebutannya.

  • 2.700 – 3.500K : Warm White / Soft White
    Hangat, mirip dengan cahaya lilin lembut
  • 4.000 – 5.500K : Natural White / Day Light
    Berada di antara warna white dan warm white, memiliki warna putih dengan sedikit tone kuning
  • 6.000 – 6.500K : Cool White
    memiliki warna Putih, menampilkan kesan bersih dan modern, meningkatkan konsentrasi
01 Cara Mendapatkan Ambient Light Yang Baik - tentukan suhu ruang - klik interior
Image by blog lightup
  1. Manfaatkan Pencahayaan Alami

Untuk ruangan yang memiliki akses dengan dinding luar dan banyak digunakan terutama pada siang hari, pertimbangkan sumber cahaya pasif terlebih dahulu. Cahaya matahari sangat dominan dan indah, dapat menerangi ruang dengan intensitas yang ideal dan juga gratis.

Cahaya matahari bermanfaat banyak bagi Kesehatan, dapat menghemat penggunaan listrik, dan banyak lagi keuntungan dari cahaya matahari yang akan kita bahas di lain kesempatan.

Bicara tentang cahaya alami, anda juga perlu memperhatikan arah ruangan anda. Gunakan luas bukaan yang sesuai dengan arah mata angin.

02 Manfaatkan Pencahayaan Alami - klik interior
Image by Modern Space
  1. Perkuat Intensitas Cahaya

Kadang tidak selalu anda bisa mendapat bukaan jendela yang besar untuk akses masuknya cahaya alami. Perkuat cahaya yang masuk misalnya dengan memantulkan cahaya dengan cermin, atau dengan warna yang terang.

Pada warna cat ada nilai LRV (Light Reflectance Value) atau nilai pantulan cahaya dimana semakin tinggi nilai LRV suatu warna, cahaya yang dipantulkan dan diperkuat akan semakin besar.

03 Perkuat Intensitas Cahaya - klik interior
Image by Wayfair
  1. Gunakan Pencahayaan Tersembunyi / Tidak Langsung

Pencahayaan umum tidak selalu tampil sebagai deretan lampu yang membosankan. Jika anda menginginkan nuansa lembut dan elegan, pencahayaan tersembunyi adalah solusi yang tepat untuk digunakan sebagai ambient light. Pencahayaan tersembunyi biasa terlihat pada drop ceiling di plafon, bisa juga pada dinding dengan adanya permainan ketebalan.

Penggunaan lampu lantai atau dinding dengan kap lampu juga termasuk dalam kategori pencahayaan tersembunyi atau tidak langsung karena cahaya yang dihasilkan merupakan pantulan dari kap dan keluar dari celah kap yang terbuka ke arah lantai, dinding atau plafon.

04 Gunakan Pencahayaan Tersembunyi atau Tidak Langsung - klik interior
Image by Dubai Khalifas
  1. Bagilah Ambient Light Dalam Beberapa Layer

Terkadang dalam suatu ruang ada beberapa suasana yang ingin didapatkan sesuai siapa yang menggunakan atau waktu penggunaannya. Contohnya ruang tidur, terkadang anda ingin suasana yang cukup terang untuk beraktifitas ringan seperti menonton tv atau membaca, atau mengobrol dengan keluarga, tetapi saat tidur anda ingin suasana yang jauh lebih gelap dan rileks dimana bagi beberapa orang perlu ada cahaya ringan dan bukan total gelap.

Kebutuhan pencahayaan di ruang keluarga juga akan berbeda saat anda berkumpul dengan keluarga besar atau teman-teman anda untuk berbicara dibandingkan dengan saat anda ingin menikmati waktu menonton tv kesukaan anda.

05 Bagilah Ambient Light Dalam Beberapa Layer - klik interior
Image by Azbig Media

Karena itu, pencahayaan perlu dibagi dalam beberapa layer yang biasanya dipisahkan oleh sirkuit saklar. Terkadang anda hanya perlu menyalakan pencahayaan tersembunyi untuk suasana rileks dan lembut, tetapi kadang anda perlu menyalakan semua layer lampu untuk mendapatkan suasana penuh energi.

Dengan membagi cahaya ke dalam beberapa grup, anda juga bisa membuat penggunaan listrik lebih efisien dengan menyalakan lampu sesuai dengan kebutuhan.
(EG)

Untuk informasi dan tips lainnya, bisa anda dapatkan di sini : Informasi & Tips