Home » 5 Prinsip Gaya Desain Interior Minimalis

5 Prinsip Gaya Desain Interior Minimalis

5 Prinsip Gaya Desain Interior Minimalis - klik interior

5 Prinsip Gaya Desain Interior Minimalis

Desain Interior Minimalis | Sebelumnya kita telah membahas mengenai gaya desain Skandinavia yang lahir dari kebiasaan dan gaya hidup masyarakat Nordic yang terlihat sebagai gaya yang alami, fungsional, sederhana namun tetap anggun.

5 Prinsip Gaya Desain Interior Minimalis - klik interior
Image by Yatzer

Kali ini kita akan mengangkat suatu gaya desain interior minimali yang memiliki semangat yang sama dalam kesederhanaan bentuk, bahkan dalam hal ini lebih ekstrim daripada gaya desain Skandinavia.

Pada desain dengan gaya Skandinavia, yang didasarkan pada perawatan rumah yang praktis, fungsional, dan santai, elemen kesederhanaannya bersifat pragmatis, lahir dari kepraktisan dan manfaat, dimana masih menyisakan banyak ruang untuk merangkul barang-barang yang anda cintai.

Bahkan kadangkala barang-barang itulah yang ikut membantu menciptakan coziness yang membuat ruangan tampil bersih namun hangat.

Berbeda dengan desain Skandinavia, gaya desain interior minimalis lebih merupakan suatu ideologi yaitu “Minimalisme”, yang berupaya menciptakan ruang dan kesederhanaan sebagai corak spiritual dan filosofis yang khas.

Asal Mula Desain Minimalis

Sebelum minimalis disebut minimalisme, sekolah Bauhaus di Weimar pada 1920-an menganjurkan desain yang menggunakan material sesedikit mungkin.

Marcel Breuer, Mart Stam, dan kelompoknya mengartikulasikan tujuan ini karena sejumlah alasan praktis: produksi yang lebih murah, portabilitas yang lebih besar, dan pembersihan yang lebih mudah.

Namun seiring berjalannya waktu, hal ini menjadi estetika tersendiri. Semua furniture dengan pemakaian bahan yang minimal menciptakan lebih banyak ruang kosong. Dan minimalis adalah tentang memenuhi fungsi yang essensial dengan banyak ruang kosong.

Pepatah terkenal “less is more” berasal dari arsitek Jerman-Amerika abad pertengahan, Ludwig Mies van der Rohe. Mies juga berkata, “God is in the details.” Jumlah elemen mungkin terbatas, tetapi masing-masing dapat memberikan kontribusi yang besar untuk dampak yang maksimal.

Salah satu pendukung desain minimalis yang paling dihormati adalah desainer Jerman Dieter Rams.

Dalam tulisannya tentang Sepuluh Prinsip untuk Desain yang Baik, dia menulis “Less, but better” berkonsentrasi pada aspek-aspek esensial, dimana produk tidak dibebani dengan hal-hal yang tidak penting. Kembali ke kemurnian; kembali ke kesederhanaan.”

5 Prinsip Gaya Desain Interior Minimalis

Untuk membantu Anda menciptakan ruang dengan gaya desain minimalis yang elegan, berikut ini 5 prinsip tersebut :

1. HANYA BARANG YANG ESENSIAL

Prinsip utama gaya desain interior minimalis adalah hanya memasukkan furnitur yang benar-benar penting untuk sebuah ruangan baik dari sudut pandang fungsional maupun estetika.

Misalnya, ruang kerja pada foto diatas hanya memiliki satu kursi, satu meja kerja, satu meja kabinet, satu kabinet gantung dan tambahan dekorasi yang minim tapi menarik.

5 Prinsip Gaya Desain Interior Minimalis - hanya barang yang esensial - klik interior
Image by Style Curator

2. BAHAN BERKUALITAS TINGGI

Pilih bahan berkualitas tinggi untuk hasil akhir yang baik. Anda dapat melimpahkan budget ornamen pada bahan furnitur atau perlengkapan di dapur atau kamar mandi untuk meningkatkan kualitas ruang anda.

Misalnya di foto, meja island pantry memiliki table top marmer yang mengangkat suasana ruang dapur.

5 Prinsip Gaya Desain Interior Minimalis - bahan berkualitas tinggi - klik interior
Image by Est Living

3. BANYAK RUANG KOSONG DI SETIAP BARANG

Setiap barang di ruang minimalis harus diberi banyak ruang untuk bernapas. Ini berarti ada banyak ruang di sekitar setiap item.

Dengan memberikan ruang yang cukup di sekitar setiap item, ini memungkinkan setiap item untuk benar-benar dihargai.

5 Prinsip Gaya Desain Interior Minimalis - banyak ruang kosong di setiap barang - klik interior

4. TITIK AKSEN

Titik aksen adalah prinsip desain umum yang digunakan dalam gaya apa pun. Tapi memiliki titik aksen memiliki pengaruh yang luar biasa di ruang minimalis.

Ini adalah bagian dari elemen desain yang menarik perhatian Anda saat Anda memasuki ruangan dan itu harus menjadi satu-satunya bagian yang Anda hias.

Seperti terlihat di foto, dinding area shower menjadi satu-satunya dinding yang memiliki pola tidak polos.

5 Prinsip Gaya Desain Interior Minimalis - titik aksen - klik interior
Image by Stefanie Cabral

5. RUANG NEGATIF / KOSONG

Gaya desain Interior Minimalis memiliki elemen yang sangat penting, yaitu ruang kosong. Ini adalah elemen desain yang mengacu pada area di ruangan yang bebas dari furnitur atau dekorasi di mana Anda biasanya memiliki beberapa jenis perabot atau dekorasi.

Konsep desain interior minimalis adalah mereduksi segala sesuatu menjadi kuantitas esensial dan mencapai kesederhanaan.

Minimalis adalah gaya hidup yang dibedakan oleh keinginan akan keteraturan dan pengaturan yang sempurna. Minimalis sangat populer di kalangan pebisnis dan orang kreatif yang menghargai kombinasi kesederhanaan, kecanggihan, keindahan, dan kepraktisan.

Minimalis memungkinkan Anda mengekspresikan diri tanpa menggunakan aksesori yang menonjol atau furnitur yang rumit.

5 Prinsip Gaya Desain Interior Minimalis - ruang negatif atau kosong - klik interior
Image by Ultralinx

Baca juga : Prinsip dan karakteristik gaya desain skandinavia

Jika anda menyukai kesederhanaan dan ketelitian dalam desain, minimalis adalah yang Anda butuhkan. Untuk informasi dan tips lainnya dari Klik Interior, silahkan kunjungi halaman ini : Info & Tips
(EG)