Home » 5 Tips Mendapatkan Klien Baru – 02

5 Tips Mendapatkan Klien Baru – 02

5 Tips Mendapatkan Klien Baru untuk bisnis desain interior Anda - klik interior

5 Tips Mendapatkan Klien Baru

Mendapatkan klien di bisnis Desain Interior yang Anda jalankan tentunya menjadi salah satu goal dalam mengembangkan bisnis Anda. Berikut ini adalah 5 Tips mendapatkan Klien Baru untuk bisnis desain interior Anda bagian kedua.

Baca bagian pertama : 7 Tips Mendapatkan Klien Baru – 01


5 Tips Mendapatkan Klien Baru – 02

  1. Buat Portofolio Menakjubkan dari Desain Terbaik Anda
  2. Kembangkan Kemitraan untuk Mendukung Bisnis Desain Interior Anda
  3. Bergabunglah dengan Komunitas Online yang Mencari Klien Desain Interior
  4. Dapatkan Proses Penetapan Harga dan Penagihan untuk Bisnis Desain Interior Anda
  5. Tetap Terhubung Dengan Komunitas Desain Interior

8. Buat Portofolio Menakjubkan dari Desain Terbaik Anda

Portofolio yang disajikan dengan baik adalah cara yang paling mudah bagi calon klien untuk menentukan apakah proses, pengalaman, dan style Anda semuanya sesuai dengan kebutuhan dan preferensi mereka.

Saat merancang dan menulis portofolio Anda, berikan informasi spesifik untuk memberikan konteks yang bermanfaat bagi klien Anda, seperti:

  • Lamanya pengerjaan proyek
  • Lokasi proyek
  • Tujuan atau aspirasi dari klien
  • Alat desain interior yang Anda gunakan untuk menyelesaikan proyek
  • Perusahaan lain yang bermitra dengan Anda (jika ada)
  • Foto proyek yang sudah selesai
  • Aspek unik, tantangan, atau fitur desain yang menunjukkan pendekatan dan keterampilan kreatif Anda

Tujuan dari portofolio ini adalah untuk menunjukkan kemampuan desain interior Anda melalui hasil proyek yang sukses dan kepuasan klien yang luar biasa.

Baca juga : 7 Tips Memilih Jasa Desain Interior Kantor

9. Kembangkan Kemitraan untuk Mendukung Bisnis Desain Interior Anda

Berikan informasi dan materi penjualan Anda kepada siapa pun yang berinteraksi dengan calon klien Anda, termasuk kontraktor umum, pembangun, dekorator interior, dan toko lokal yang menjual furnitur kelas atas.

Jenis kontak ini biasa disebut mitra referal. Meskipun mereka menyediakan layanan yang mirip dengan (atau terkait dengan) milik Anda, layanan tersebut tidak secara langsung bersaing dengan bisnis Anda.

Ini menciptakan hubungan simbiosis di mana Anda dapat merujuk bisnis satu sama lain tanpa memberikan pekerjaan. Anda juga dapat menemukan perusahaan desain interior yang lebih mapan atau bahkan perusahaan rintisan dan menanyakan apakah mereka memerlukan bantuan freelance, atau apakah mereka terkadang menolak proyek yang terlalu kecil atau tidak sesuai.

Anda mungkin terkejut betapa banyak perusahaan desain interior kecil terkemuka memiliki lebih banyak permintaan pekerjaan daripada yang dapat mereka tangani!

10. Bergabunglah dengan Komunitas Online yang Mencari Klien Desain Interior

Banyak situs web yang dibuat khusus untuk membantu menghubungkan mereka yang membutuhkan pekerjaan desain dan konstruksi dengan penyedia profesional dan terverifikasi.

Dengan mengajukan serangkaian pertanyaan penyaringan, situs-situs ini mempersempit kebutuhan pasti calon pelanggan untuk memberikan kecocokan terbaik dengan penyedia layanan.

Komunitas ini adalah cara yang sangat baik dan berisiko rendah untuk mendapatkan beberapa klien pertama Anda atau terus mencari prospek berkualitas saat Anda mengembangkan bisnis.

11. Dapatkan Proses Penetapan Harga dan Penagihan untuk Bisnis Desain Interior Anda

Menentukan bagaimana menentukan harga layanan desain interior dan menagih klien adalah salah satu masalah tersulit yang harus dipecahkan oleh usaha kecil.

Ada beberapa strategi penetapan harga untuk membantu memandu keputusan Anda. Pertama, jika Anda tahu berapa banyak yang ingin Anda hasilkan, putuskan apakah Anda akan menjadi penyedia yang sangat terjangkau (berbiaya rendah) atau mengenakan harga tingkat premium. Keputusan ini harus didasarkan pada tingkat pengalaman dan kemampuan Anda.

Harga premium jelas merupakan kisaran yang paling diinginkan, tetapi klien hanya bersedia membayar jika Anda memiliki pengalaman, resume, referensi, dan kemampuan bahwa Anda layak dibayar mahal.

Kedua, tetapkan harga untuk pekerjaan per jam dan pekerjaan berbasis proyek. Klien akan sering ingin memahami total biaya layanan Anda berdasarkan ruang lingkup pekerjaan (yaitu, jumlah total waktu yang dibutuhkan).

Memiliki setidaknya dua pilihan harga akan memungkinkan klien untuk memilih apa yang terbaik untuk mereka dan memastikan bahwa Anda mendapat kompensasi yang adil untuk total waktu yang dihabiskan untuk sebuah proyek.

Membangun sistem penagihan sederhana yang memudahkan pengiriman faktur kepada klien dan mudah bagi mereka untuk membayar, baik dengan cek atau kartu kredit secara cash atau melalui pembayaran cicilan. Ada banyak alat gratis atau berbiaya rendah untuk membantu pemilik bisnis tunggal melacak faktur terutang dan fungsi akuntansi dasar mereka.

Baca juga : 9 Tips Meningkatkan Arus Kas Untuk Bisnis Desain Interior

12. Tetap Terhubung Dengan Komunitas Desain Interior

Terlibat secara aktif dengan desainer interior lainnya tidak hanya membuat Anda selalu update tentang tren terbaru, tetapi juga membantu Anda memecahkan tantangan bersama. Meskipun filosofi desain interior Anda mungkin unik, tantangan bisnis Anda lebih mungkin umum bagi banyak pengusaha desain interior.

Demikianlah 5 Tips Mendapatkan Klien Baru bagian kedua untuk bisnis desain interior Anda. Jika informasi ini bermanfaat, Anda bisa membagikannya ke seluruh tim Anda agar mereka mendapatkan informasi yang sama.

Untuk melihat informasi dan tips lainnya, silahkan kunjungi halaman berikut : Info & Tips.