Home » 9 Rekomendasi Aroma Pengharum Ruangan sesuai Gaya Desain Interior

9 Rekomendasi Aroma Pengharum Ruangan sesuai Gaya Desain Interior

9 Rekomendasi Aroma Pengharum Ruangan sesuai Gaya Desain Interior - Klik Interior

Aroma pengharum ruangan | Jika selama ini kita selalu berbicara tentang elemen visual dalam desain interior, kadang kita tidak menyadari bahwa indera penciuman juga memegang peranan penting dalam membentuk suasana yang ingin dicapai dengan gaya desain interior tertentu.

Berbicara tentang indera penciuman, maka yang dapat dirasakan adalah berupa bau / aroma.

Apa itu Bau / Aroma ?

Menurut wikipedia, Bau adalah zat kimia yang tercampur di udara, umumnya dengan konsentrasi yang sangat rendah, yang manusia terima dengan indra penciuman. Bau dapat berupa bau enak maupun tak enak. Istilah wewangian atau aroma digunakan terutama pada industri makanan dan kosmetik untuk menggambarkan bau enak, dan kadang digunakan untuk merujuk pada parfum.

Dalam dunia interior, Aroma adalah salah satu hal pertama yang langsung dirasakan orang ketika mereka memasuki sebuah ruangan. Perlu diperhatikan jika aroma memiliki karakter untuk membentuk suasana tertentu dan perlu anda cocokan dengan tema gaya desain yang anda terapkan pada sebuah ruangan.

8 Jenis Aroma Pengharum Ruangan Secara Umum

  • Peppermint / Daun Mint
  • Citrus
  • Lavender
  • Jasmine
  • Chamomile
  • Vanilla
  • Kayu Manis
  • Kopi

Menemukan wewangian yang tepat akan memungkinkan Anda untuk menyempurnakan gaya desain interior anda. Berikut beberapa tips tentang cara mencocokkan tema desain interior populer dengan aroma yang sesuai.

9 Rekomendasi Aroma Pengharum Ruangan

  1. GAYA MINIMALIS
    Pendekatan desain minimalis memungkinkan Anda untuk menyingkirkan hal-hal yang tidak perlu dan mengedepankan ruang yang bersih dan lapang. Gaya Ini terinspirasi dan berfokus pada mantra “less is more”. Furnitur dan elemen dekorasi harus praktis. Apapun yang tidak memiliki tujuan tidak akan mendapat tempat di rumah minimalis.

    Rekomendasi aroma pengharum ruangan untuk desain interior minimalis adalah aroma yang menyegarkan seperti peppermint, eucalyptus, atau wangi rerumputan.

    Baca juga : 5 Prinsip Gaya Desain Interior Minimalis
01 interior ruangan gaya minimalis - klik interior
Image by Houzz
  1. GAYA COASTAL
    Anda tidak harus tinggal di tepi laut untuk menambahkan suasana pantai ke rumah Anda. Gaya dekorasi pesisir mencakup palet warna netral dengan warna putih, krem, dan biru untuk menghasilkan nuansa interior yang cerah dan sejuk.

    Beberapa ornamen kapal, kerang, bintang laut, selimut bergaris, dan foto ombak membuat lingkungan yang santai dan nyaman. Anggrek putih, lili, atau mawar adalah tanaman yang populer untuk ditambahkan ke interior pantai dan dapat membantu membentuk aroma liburan di rumah Anda.

    Jika Anda ingin lebih menekankan nuansa pantai di rumah Anda, Anda bisa menambahkan aroma pengharum ruangan yang segar dan berair. Padukan aroma akuatik yang berbau seperti udara setelah hujan atau angin laut yang segar dengan lilin, parfum segar, atau cologne seperti Cool Water oleh Davidoff.
02 aroma pengharum ruangan gaya coastal - klik interior
Image by Decoraid
  1. GAYA KONTEMPORER
    Desain kontemporer terdiri dari kesederhanaan, kecanggihan, dan garis-garis bersih yang membuat ruangan terasa ramping dan segar. Interior kontemporer cenderung memamerkan ruang daripada benda. Elemen umum termasuk logam, kaca, dan palet warna alami.

    Memasukkan aroma pengharum ruangan yang menggarisbawahi kesan sederhana namun memikat yang ditawarkan oleh desain kontemporer akan melengkapi ruangan Anda dengan sempurna. Cobalah aroma seperti lemon segar dan tajam atau jeruk untuk menambah aroma alami pada ruangan Anda yang menyegarkan dan memberi energi.
03 aroma pengharum ruangan gaya kontemporer - klik interior
Image by Decoraid
  1. GAYA SKANDINAVIA
    Ruangan yang dirancang dengan gaya Skandinavia menawarkan perpaduan tekstur, kontras, dan warna lembut untuk menciptakan nuansa modern yang sederhana. Prinsip Gaya Skandinavia ini juga menekankan filosofi hygge, yang berarti menciptakan perasaan nyaman dan seimbang di suatu ruang.

    Untuk menciptakan suasana hangat yang serupa melalui aroma pengharum ruangan, cobalah wewangian tipe drywood yang memberikan perasaan hangat di rumah anda.

    Baca juga : 6 Prinsip & Karakteristik Gaya Desain Skandinavia
04 interior ruangan gaya skandinavia - klik interior
Image by Decorside
  1. GAYA BOHEMIAN
    Gaya bohemian berfokus pada elemen alami, tetapi menambahkan warna dan pola yang berani untuk mendapatkan tampilan yang menarik dan eklektik yang terasa hangat dan mengundang.

    Aksen kayu dan logam menjadi dasar dari gaya desain interior ini yang dapat dipadukan dengan berbagai tanaman hias untuk menciptakan hutan dalam ruangan.

    Baca juga : Cara Membuat Motif Kayu Tiruan dengan Cat

    Untuk mempertegas tampilan dan nuansa gaya desain tersebut, Anda bisa menambahkan wewangian floral dan aroma kayu berlumut ke rumah Anda.

    Lilin buatan tangan dalam mangkuk kayu yang beraroma sage atau melati akan menambah kenyamanan ekstra dan menyempurnakan suasana rumah Anda dengan sempurna. Mengeringkan bunga, seperti mawar atau lili, adalah cara lain untuk menambah tekstur dan keharuman pada hutan bohemian Anda.
05 aroma pengharum ruangan gaya bohemian - klik interior
Image by Easy Leaf
  1. GAYA VINTAGE
    Gaya vintage berisi sejumlah besar item dekoratif yang bervariasi dari yang glamor dan dramatis hingga yang sederhana dan canggih. Gaya interior ini sering dideskripsikan sebagai feminin dan mewah karena mengandung unsur-unsur mewah yang cocok dengan gaya Hollywood kuno atau zaman Victoria.

    Tingkatkan tampilan glamor gaya vintage dengan keharuman oriental yang hangat dan dewasa. Aroma bunga seperti melati yang dipadukan dengan vanilla menyeimbangkan nada eksotis dan tradisional yang cocok dengan interior vintage. Aroma mawar juga dapat digunakan untuk menambah aroma kuat dan unik pada interior elegan Anda.
06 interior ruangan gaya vintage - klik interior
Image by Courtney Price
  1. GAYA MEDITERANIAN
    Gaya desain interior yang kaya budaya ini mengambil inspirasi dari kesegaran Yunani, romansa Spanyol, dan kehangatan Italia. Anda dapat mencapai gaya Mediterania dengan memadukan banyak warna hangat seperti terra cotta atau kuning, dan juga dengan berfokus pada warna langit dan laut untuk memberikan suasana liburan pada rumah anda.

    Dinding batu, jendela besar yang mengelilingi ruangan yang membiarkan matahari masuk kapan saja dan banyak fitur kayu akan membuat Anda merasa seperti tinggal di laut Mediterania.

    Jika Anda merasa tempat Anda kurang memiliki sesuatu yang ekstra, coba tambahkan wewangian dari subfamili oriental, floral dan aromatic. Anda dapat melakukannya dengan menambahkan aroma pengharum ruangan seperti kemangi atau rosemary ke dapur Anda, menampilkan mawar atau bunga lili segar di meja ruang makan Anda dan menyebarkan minyak esensial lavender atau vanila.
07 interior ruangan gaya mediteranian - klik interior
Image by Cocokelley
  1. GAYA EKLETIK
    Gaya desain interior eklektik sangat cocok untuk mereka yang suka dengan berbagai jenis gaya dan memiliki selera padu padan yang baik karena menggabungkan tekstur, tren, warna, dan gaya yang berbeda dapat dengan mudah terlihat kacau jika tidak dirangkai dengan benar.

    Interior yang kaya budaya ini cocok untuk mereka yang memiliki mata yang cermat untuk memilih unsur yang dapat membentuk tampilan yang menarik dan unik.

    Aroma sempurna untuk gaya desain interior yang energik ini adalah campuran dari aroma subfamili kayu oriental dan dedaunan. Aroma cendana dan nilam dapat dipadukan dengan minyak esensial dan sangat serasi dengan aroma daun hijau seperti pandan dan serai.
08 interior ruangan gaya ekletik - klik interior
Image by Livingetc
  1. GAYA INDUSTRIAL DAN RUSTIC
    Gaya industrial dan rustic menjadi populer ketika nuansa pabrik-pabrik tua diadopsi menjadi ruangan dengan fungsi yang lain, meninggalkan balok-balok yang terbuka dan dinding bata asli.

    Gaya ini adalah tentang kegunaan dan fungsi, dan menekankan konstruksi asli sebuah bangunan dalam gaya desainnya. Dekor untuk tema ini biasanya didominasi beton, logam, atau kayu.

    Aroma kayu yang terbakar seperti aroma kayu cedar atau cendana akan menambah keharuman yang sempurna pada tema maskulin ini. Aroma pengharum ruangan apa pun dari subfamili kayu akan meningkatkan nuansa rustic di ruang anda.

    Baca juga : 8 Elemen Gaya Desain Industrial
09 interior ruangan gaya industrial dan rustic - klik interior
Image by Layadecor

Semoga 9 Rekomendasi Aroma Pengharum Ruangan sesuai Gaya Desain Interior dari Klik Interior ini bisa memberikan solusi dikala Anda bingung menentukan aroma yang cocok untuk ruangan Anda.
(EG)

Untuk informasi dan tips lainnya, silahkan kunjungi halaman ini : Info & Tips. Jika Anda membutuhkan jasa kontraktor interior untuk project Anda, silahkan hubungi partner profesional Klik Interior di halaman ini : Partner Profesional. Jika Anda ingin bekerja sama dengan Klik Interior, silahkan hubungi kami melalui link berikut : Form Vendor